Keterbatasan di saat kesesakan.. seringkali kita merasakan lelah yang amat sangat ketika melalui suatu kesusahan.. kesusahan yang kita lihat dari kekuatan diri sendiri sehinggakan kita merasakan kita di jalan buntu, (timbul persoalan “Tuhan, mengapa harus jadi begini?” dan berbagai-bagai lagi soalan yang kita lemparkan untuk Tuhan,meragui tangan kasihNYA…)
di saat-saat itu hadir pertolongan dari saudara yang bukan seiman, memperlihatkan kita terang di hujung jalan.. dengan kata- kata yang manis bahkan jaminan hidup manusiawi, kita menjual iman percaya kita… percayalah, di saat2 buntu, bukan Yesus Kristus yang meninggalkan kita, tetapi kita yang tidak menjemput Dia dalam kehidupan kita,..
Begini laa antara banyak cerita, alasan yang diberikan oleh mereka yang “menjual” iman percaya mereka hanya kerana godaan dan pertolongan saudara bukan seiman… please laa.. jangan menjadi seperti tu, wahai rakan2 seiman, dosa mu, bukan di tebus dengan percuma, ada pertumpahan darah di kayu salib… kesakitan yang ditanggungNYA tidak serupa dengan kesakitan yang kita tanggung di muka bumi ini… kerana itu, DIA tahu penderitaan mu,..DIA pernah melaluinya… TanganNYA tidak pernah terlambat untuk menolong mu, walaupun menanti dengan waktu NYA itu, kadang2 membuat kita terfikir “Tuhan mungkin lupa akan aku?” hakikatnya, DIA sedang mempersiapkan suatu hadiah istimewa dan indah..( ya, rakan2 ku,..kita kan tahu, hadiah yang istimewa dan indah itu, perlu waktu yang panjang untuk disiapkan yaa..)
No comments:
Post a Comment